![]() | |||||
| KH. A. Wahab Hasbullah Sumber: http://2.bp.blogspot.com |
Dalam tulisan ini, saya akan memperkenalkan sebuah mars nasionalisme kepada kalian yang ber-Aku Indonesia. Mars ini merupakan salah lagu yang dahulu kala membangkitkan semangat perjuangan pejuang kemerdekaan. Lagunya seperti ini:
Hubbul Wathon Minal Iman
Wala Takun Minal Hirman
Inhadlu Alal Wathon
(2x)
Anta ‘Unwanul Fakhoma
Kullu May Ya’tika Yauma
Thomihay Yalqo Himama
Cintaku Dalam Imanku
Jangan Halangkan Nasibmu
Bangkitlah Hai Bangsaku
Engkau Panji Martabatku
Siapa Datang Mengancammu
Kan Binasa Di Bawah Dulimu
Mars yang membangkitkan semangat nasionalisme ini pun pernah dinyanyikan oleh penyanyi Puput Novel. “Syubbanul Wathon” masuk di dalam album religi “syair-syair” sholawat cinta tanah air yang ia luncurkan pada tahun 2014.
Berkat jasanya, Mbah Wahab yang telah wafat pada 29 Desember 1971 inipun mendapatkan gelar pahlawan nasional dari pemerintahan Presiden Joko Widodo pada tahun 2014 silam. Keputusan ini dirasa tepat jika kita melihat beragam sumbangsih pikiran, waktu, tenaga, dan harta yang beliau berikan kepada bangsa Indonesia. Berkat peran serta beliau pula tercetuslah resolusi jihad yang menghasilkan pertempuran 10 November pada tahun 1945 yang sangat heroik guna mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari rongrongan penjajah.
Lagu “Syubbanul Wathon” bisa dianggap sebagai hadiah dari pesantren untuk Indonesia. Karena pencipta lagu ini adalah seorang pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Syair lagu ini berisi tentang rasa kecintaan terhadap tanah air. Hal ini menandakan bahwa Mbah Wahab sebagai cendekia muslim, tokoh pesantren yang sangat mencintai negeri ini. Beliau sebagai pimpinan pesantren tentunya memiliki kharisma yang tinggi, apalagi di mata para santri. Jadi, pada akhirnya penulis menyampaikan bahwa kalangan santri pesantren itu memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Karena sang kiai juga mencintai tanah airnya yang dibuktikan dengan mars syubbanul wathon.











